Home / Asi / 7 Tanda Bayi Anda Kurang ASI, Bunda wajib tahu!

7 Tanda Bayi Anda Kurang ASI, Bunda wajib tahu!

Ketika Anda jadi seorang ibu baru, Anda mungkin punya kegalauan di anggapan Anda dan bertanya-tanya apa saja tanda bayi kurang ASI.disini caramemperbanyakasi.com akan memberikan anda informasi tanda tanda bayi kekurangan asi.

Saat menyusui, sulit untuk mengukur kuantitas tentu ASI yang bayi Anda dapatkan, tetapi tersedia beberapa tanda yang wajib diwaspadai dikala bayi Anda tidak mendapatkan memadai ASI, terlebih di dalam beberapa minggu pertamanya.

Jika Anda melihat tanda bayi kurang ASI, sebaiknya hubungi dokter atau konsultan laktasi supaya mereka sanggup menunjang merampungkan persoalan dengan segera. Tentu terlalu perlu jika anak mendapatkan memadai ASI dan Anda tidak wajib kuatir kehilangan jam tidur.

Bila Anda lebih peka pada pertumbuhan anak, Anda sanggup jelas apakah tersedia sesuatu yang salah dengan pasokan ASI atau pelekatan bayi.  

Kehadiran bayi sebetulnya merupakan pengalaman luar biasa. Namun, Anda tak wajib terlalu mengkhawatirkan banyak hal. Sebaliknya, carilah beberapa tanda bayi kurang ASI, mintalah bantuan, lantas nikmatilah kebersamaan Anda dengan si kecil, sebab pertumbuhan mereka terlalu pesat.

Berikut 7 tanda bayi kurang ASI yang wajib Bunda ketahui!

       1. Sesi menyusui Anda terlalu singkat atau terlalu lama

 

Beberapa ibu melaporkan sesi menyusui yang ekstra panjang, lebih dari satu jam atau malah terlalu pendek, kurang dari lima menit. Menurut Healthy Children, sesi ekstra panjang atau pendek ini sanggup jadi tanda bayi kurang ASI.

Amati apakah bayi Anda menelan ASI secara konsisten. Jika tidak, mungkin tersedia persoalan dengan pelekatannya atau persediaan ASI yang rendah.

       2. Bayi Anda tidak jadi tambah berat badannya

 

Meskipun keadaan normal bagi bayi kehilangan sedikit berat badannya, Dr. Sears mencatat bahwa lebih kurang tiga atau empat minggu, bayi Anda semestinya mendapatkan lebih kurang empat sampai tujuh ons dan melampaui berat lahirnya.

Setelah fase ini, bayi bakal mengalami kenaikan lebih kurang setengah sampai 1 kilogram per bulan. Jika Anda kuatir bayi tidak jadi tambah berat badannya dengan cepat, pastikan untuk bertanya kepada dokter.

        3. Bayi tidak produksi memadai popok yang basah atau kotor

Pada newborn, biasanya dokter bakal menganjurkan Anda mengkalkulasi kuantitas popok basah (pipis) dan kotor (BAB) per hari. Hal ini sanggup menunjang Anda melihat tanda bayi kurang ASI atau tidak.

Selama lebih kurang lima hari pertama, bayi Anda wajib membuahkan lebih kurang tiga popok basah dan tiga popok kotor. Setelah itu, normal bagi bayi untuk punya enam atau lebih popok basah dan lebih kurang tiga popok yang kotor.

        4. ASI Anda belum keluar

Meskipun tubuh Anda produksi kolostrum sejak kehamilan, ASI Anda tidak bakal seutuhnya keluar sepanjang lebih kurang tiga atau empat hari pascapersalinan.

Baby Center mencatat, jika Anda belum jelas peningkatan pasokan ASI kala ini, beri jelas dokter atau konsultan laktasi.

          5. Payudara terlalu bengkak

Pembengkakan parah, tak hanya menyakitkan, sanggup jadi menandakan bahwa payudara Anda tidak mengeluarkan ASI dengan benar kala menyusui.

Meskipun pembengkakan adalah anggota normal dari menyusui, La Leche League mencatat bahwa jika hal ini senantiasa berlanjut atau jadi bengkak yang ekstrim (mastitis), segera hubungi konsultan laktasi.

           6. Nyeri berkunjung kala pelekatan

Dalam beberapa kasus, pembengkakan payudara dan puting yang nyeri sanggup menyebabkan sesi menyusui yang menyakitkan. Jika Anda mengalami rasa sakit dari pelekatan si kecil, mungkin mereka tidak melekat dengan benar.

Pastikan pelekatan bayi Anda dengan benar. Cobalah posisi menyusui yang tidak serupa dan mintalah dukungan seorang profesional jika masalahnya senantiasa ada.

            7. Anda tidak perhatikan refleks keluarnya ASI

Jika Anda tidak jelas rasa “kesemutan” sehabis bayi mengisap, mungkin ASI Anda belum keluar. Refleks keluarnya ASI menandakan bahwa bayi Anda mendapat memadai ASI. Jadi, jika tidak adanya refleks ini, mungkin keluar tanda bayi kurang ASI.

Apakah Bunda mengalami salah satu tanda di atas? Apa tips Anda kala jelas tanda bayi kurang ASI?

About admin

Check Also

Kenapa Ibu Menyusui Harus Keluarkan ASI berasal dari Kedua Payudara?

Seorang wanita yang pertama kali melahirkan, tak jarang dibikin bingung oleh hal-hal asing yang dialami. …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *